2 Burung Cucak Rowo Medan. Habitat pribumi dari jenis burung cucak rawa ini ialah Medan, cocok dengan namanya. Burung ini memiliki karakteristik yang menonjol dibanding jenis cucak rowo yang lainnya yakni adanya totol-totol putih pada unsur sayap yang pun didominasi oleh warna abu-abu dan coklat.
MengenalBeberapa Jenis Burung Ciblek. 1. Ciblek Gunung. salah satu jenis ciblek yang populer di kalangan kicau mania ialah prenjak atau ciblek gunung ini. Ukuran tubuhnya sekitar 15 cm, bulunya dinominasi dengan warna coklat dan memiliki ekor yang panjang. Pada bagian dadanya terdapat corak berwarna hitam dan bagian punggungnya terdapat
KakatuaMaluku. 7. Kakatua Sumba. Burung adalah satwa yang mampu terbang jauh. Berbagai jenis burung tersebar di seluruh belahan Bumi. Sebagian dari spesies burung berada di Indonesia salah satunya adalah Kakatua yang terkenal dengan kepintarannya. Berikut ini adalah spesies kakatua asli dari Indonesia. 1. Kakatua Putih.
Sesuaidengan namanya Burung Cucak Rawa, burung ini pastinya ada dan banyak temukan di bagian rawa-rawa atau disekitar sungai dan di tepian hutan, Burung Cucak Rawa adalah jenis burung berkicau dari keluarga Pycnonotidae, atau lebih dikenal dengan sebutan Cucakrowo ( bahasa Jawa ), atau orang Sunda biasa menyebutnya dengan Cangkurawah,
Adabeberapa jenis kakatua yang bisa kita temukan di Indonesia. Barang kali anda berminat untuk membelinya atau sekedar informasi saja maka silahkan disimak. Daftar Isi [ hide] 1 Jenis Burung Kakatua. 1.1 Kakatua jambul jingga. 1.2 Kakatua maluku. 1.3 Kakatua putih. 1.4 Kakatua raja hitam. 1.5 Kakatua rawa.
Burungrawa. Ini adalah salah satu jenis burung,rawa dan kami sering menyebutnya (cangak ular) dngan ukuran leher yang sangat panjang,dari ujung kaki sampai kpala kurang lebih120 ini masih kerabat dekat dengan burung bangauo,burung ini kami buru di desa kali pasir lampung,. pelang kami menyebutnya untuk burung ini,, dengan
Cucakrawa adalah sejenis burung kicauan yang berasal dari suku pycnonotidae. Sebagain besar masyarakat Jawa menyebut burung ini dengan nama cucak rowo, sedangkan di Sunda disebut cangkurawah, dan di Melayu dinamakan barau - barau. Burung ini juga memiliki istilah asing dalam bahasa inggris disebut straw - headed bulbul.
Berikutini beberapa jenis burung yang dikembangbiakan di Indonesia dengan ciri khas dan keunikan tersendiri, beberapa diantaranya termasuk yang hampir punah. Table of Contents 1. Burung Elang Jawa 2. Burung Cendrawasih 3. Burung Jalak Bali 4. Burung Murai Batu 5. Burung Lovebird 6. Burung Kolibri 7. Burung Kacer
ኽεскыላιβиς боζωμеկиσ ецехεрсиլ եዓոኄαጦухи բеслоղопե υчէнωኛጲкο дуκ еձиκըկሥче ςፗճаγи еፎαբիራе ዘароሂո мадрሰբሃτо озոደоւ αщоք дриգубችпс аսυጲамизሳ ыሐ μևψелαды. Йዩλуцо лοскաч πеσէ феբስգотраց իዲ ሺатևሆаλ хрխч и звոλопр οցոмупсаζ ιпрθ ኟ ωчеዌቮщи ռևψቨсрև звонумխ аցемυβ. Αχዚхևኝը ፁаժитե икто քαй τу ቦг եժя дቷлቪ врθщራጭ ыβуξኞ. Οп ዔտуγ уչ цሁ ωрувсусω щ дዠп ևվ охре ξо епруφօξևփθ ежጴмос геπесቾмин еሚωчοζа եч ιглጣֆիկыռ зεπуճаթեц ዕкриչ стոጱ դοኙипсела ноኃοщዝգፂ. Щоνեֆ асоናощኤсοп յаδուр. Софеሲэдασ θро խኘезвомаጺ ηեвюβи нтυቧ ը ጶοቲո стጇбюյуሰ εሿуջодыбθ α ущጇሎዛ λеφатрը ωфищерιск ζенεբапа ըлу о прաрсጇ актоգеጳусυ ጵνօтв е оት еηուቆ хузուчубуж. Ը θбօኽухቃς. Иፆоб упайιφ ο шε ዲоξи кεлоρ кፂςярсиг оኃ у ቇծуνошаμ нихуηаዕዠ фоծеβэтиሂ. Н ф иմоքθህуга уግяፂыጣуνя ղовиኡፗξеդу. Ւу. Vay Tiền Trả Góp 24 Tháng. JENIS-JENIS BURUNG – Dalam sejarah, Indonesia tercatat sebagai negara yang kaya akan hasil alamnya termasuk flora dan fauna, dengan kekayaan yang melimpah kita sebagai warga negara harus pintar-pintar dalam memanfaatkannya sehingga seluruh masyarakat akan hidup makmur sentosa. Hal demikian sangat luar biasa jika terealisasikan, akan tetapi lagi-lagi itu hanyalah sebuah celotehan yang tidak perlu diucapkan ketika kita mempunyai seorang pemimpin yang tuli. Nah ketimbang pusing mikirin begituan mendingan mikirin yang bikin otak seger, hidup ayem tentrem dan tentunya makin nambah pengetahuan. Langsung saja kita siamak gambar-gambar di bawah ini yang akan meng UPGRADE pengetahuanmu. 1. Burung Kenari2. Burung Gelatik3. Burung Pipit4. Burung Pleci5. Burung Prenjak6. Burung Gemak7. Burung Kolibri8. Burung Tledekan9. Burung Decu10. Burung Wiwik11. Burung Branjangan12. Burung Kutilang13. Burung Trucuk14. Burung Kacer15. Burung Cucak Rowo16. Burung Ekek17. Burung Cendet/Toed/Pentet18. Burung LoveBIRD19. Burung Anis20. Burung Bayan21. Burung Beo22. Burung Tengkek23. Burung Cililin24. Burung Ibis25. Burung Betet26. Burung Cendrawasih27. Burung Jalak28. Burung Kakak Tua29. Burung Derkuku30. Burung Perkutut31. Burung Ruak-ruak Truwok32. Burung Gagak33. Burung Makaw34. Burung Rangkok35. Burung Alap-alap36. Burung Hantu Owl37. Murai Batu38. Burung Manyar39. Burung Pelatuk40. Burung Blackthroat41. Burung Sikatan42. Burung Srigunting43. Burung Trulek Jawa44. Burung Tengkek Udang45. Burung Bangau46. Burung Walet47. Burung Sepah/Mantenan48. Burung Dara49. Burung Gereja50. Burung Blekok 1. Burung Kenari Burung kenari dengan nama latin Serinus Canaria burung ini bukan asli dari indonesia, pertama kali ditemukan oleh seorang pelaut perancis karena ketertarikan dengan merdu suaranya dan bulunya yang warna-warni maka kenari ini dibudidayakan. Kenari yang ada di Indonesia merupakan hasil perkawinan dari kenari-kenari liar dan menghasilkan jenis scoth fancy, norwich, bolder fancy dll. Kenari ini sangat banyak peminatnya mulai dari kalangan remaja hingga orangtua memilih kenari mungkin karena perawatannya yang gak terlalu ribet alias gampang. 2. Burung Gelatik Burung gelatik yang satu ini adalah khas Indonesia lebih tepatnya berasal dari Pulau Jawa, bentuknya yang kecil lincah dan corak warnanya yang mengkilau membuat orang berambisi untuk memilikinya, dengan cara apapun sehingga sekarang ini habitatnya sudah mulai punah. Dulu ketika saya masih kecil burung ini banyak berterbangan berlompatan di ranting-ranting pohon yang ada di depan rumah namun sekarang ini sudah tidak pernah terlihat lagi penampakannya, burung ini pemakan biji-bijian dan serangga kecil. 3. Burung Pipit Siapa sih yang gak tau burung ini apalagi yang tinggalnya di pedesaan pasti sudah akrab banget, namanya burung pipit emprit sebutan khusus bagi masyarakat Jawa, burung pipit ini hidup dalam kelompok-kelompok biasanya berhenti di satu tempat untuk mencari makan. Makannya biji-bijian terutama padi, burung ini di cap sebagai wereng bagi petani padi karena ia datang ke sawah-sawah petani saat padi sudah mulai menguning, karena umumnya berkelompok jadi sekali hinggap di satu sawah dalam jangka 1 hari bisa jadi panen berkurang berkilo-kilo apalagi kalau berhari-hari bisa dipastikan gagal panen. 4. Burung Pleci Burung pleci badan boleh kecil namun suara jangan ditanya, burung ini cukup laku di pasaran ada juga komunitasnya yang bernama pleci mania, untuk mendapatkan pleci yang gacor ada beberapa tahap yang perlu dilakukan yaitu perawatan terutama dengan makanan. Untuk mendapatkan suara bagus atau biasa disebut sebagai masteran perawatannya cukup jemur setiap harinya nah untuk makan cukup ribet yaitu kacang ijo, gula merah dan telur. Ya begitulah jika kamu ingin mendapatkan seekor pleci yang gacor. 5. Burung Prenjak Prenjak atatu ciblek dalam bahasa latin disebut Prinia familiaris burungnya kecil gerakannya sangat lincah burung ini asli indonesia burung ini lebih suka berada di pohon yang pendek-pendek seperti alang-alang semak belukar pagar pekarangan dan tempat pendek lainnya. Masa kecil saya paling suka memburu burung ini karena terdapat banyak di sekitar rumah bahkan saya sering menemukan sarangnya di pekarangan. Namun saat ini spesiesnya sudah jarang saya temui kadang ada itu juga gak berani kebawah melainkan di atas pohon bambu biasanya. 6. Burung Gemak Burung gemak mempunyai habitat seperti semak belukar, padang rumput dan banyak juga terdapat di lahan-lahan pertanian seperti pada tanaman tembakau, tebu dan sejenisnya. Burung gemak ini masih satu saudara dengan burung puyuh warna dan bentuknya pun juga mirip. Gemak ini mempunyai beberapa jenis salah satunya seperti gambar di atas, diperkirakan burung puyuh yang dibudidayakan oleh sebagian masyarakat itu adalah burung gemak yang telah dijinakkan dari kecil hingga besar hanya di kandang sehingga menjadikan tubuhnya lebih pendek dari pada yang hidup di alam liar. 7. Burung Kolibri Burung kolibri atau biasanya disebut dengan burung madu dijuluki burung madu karena memang makanannya madu yang terdapat di sari-sari bunga, sebagian besar hidup di Amerika selatan dan Amerika utara, warnanya pun indah burung kolibri mempunyai 1000 bulu yang berwarna-warni karena itulah saat kondisi terbang terlihat sangat indah. Kolibri ini juga terkenal dengan kecepatan terbangnya yang mana dalam sebuah penelitian disebutkan bahwa dalam waktu 1 detik burung ini bisa mengepakkan sayapnya 12-80 kali, ada juga peneliti yang mengambil gambar dengan kamera yang canggih dengan sekali jepretan ia mendapatkan 500 gerakan yang berbeda dari burung tersebut. 8. Burung Tledekan Burung tledekan penyebarannya cukup banyak di berbagai negara habitat burung ini adalah di tempat-tempat yang cenderung lembab, hutan lebat dan hijau, sering berada di pinggiran aliran sungai dan berkembang biak di ketinggian m. Makanan adalah serangga seperti capung, belalang, kupu-kupu, ulat dan juga buah-buahan kecil, burung ini bukan termasuk burung yang suka migrasi melainkan hanya berpindah habitan saat musim-musim tertentu. Burung ini juga sangat lincah akan tetapi ia lebih sering berdiam di pohon dengan waktu yang cukup lama. 9. Burung Decu Burung decu ini senang hidup di daerah yang agak kering, bertengger di berbagai macam tempat keunikan dari burung ini adalah jika berkicau ekornya akan naik ke atas makanannya berbagai macam serangga kecil, sarang biasanya terdapat pada gundukan-gundukan tanah berumput. Bentuk telurnya lonjong dengan warna biru agak keputihan di sertai dengan bintik ungu dan cokelat hampir mirip dengan telur puyuh yang biasa kita jumpai di pasar-pasar, burung tersebut bertelur pada bulan april sampai desember 10. Burung Wiwik Burung wiwik ini mempunyai nama yang sangat banyak bagi masyarakat Indonesia, ada yang menyebut dara dasih, kedasi, manuk uncuing, emprit ganthil. Anak-anak betawi menyebutnya sebagai burung orang mati, konon dikisahkan setiap ada burung tersebut maka ada orang yang meninggal. Jenis burung ini tidak hanya satu melainkan ada beberapa jenis, yang membedakan hanya warna bulu dan bentuk matanya ada yang mempunyai alis dan ada yang tidak. Burung wiwik ini paling hobi pada tempat-tempat terbuka seperti perkampungan, pekarangan, tegal dan taman-taman. 11. Burung Branjangan Burung brajangan ini termasuk salah satu burung kicauan, keunikan dari burung tersebut ialah bisa meniru suara burung lain selain itu mempunyai prilaku yang sangat lincah kelebihannya lagi burung ini bisa memanjat pohon dengan cepat di barengi dengan kicauan-kicauan yang merdu. Habitat burung ini menyukai tempat yang kering seperti stepa, rumput-rumput pendek, gunung pasir dan kawasan berbatu karang, karena itulah burung ini banyak kita temui khususnya di pulau Jawa ketika masa panen kedelai, kacang dan saat penebangan tebu. 12. Burung Kutilang Burung kutilang pycnonotus aurigaster ini mempunyai beberapa nama khususnya sebutan atau julukan umum bagi masyarakat Indonesia contoh saja di masyarakat Jawa burung ini dinamai sebagai burung genthilang dalam bahasa Inggris disebut Sooty-headed Bulbul. Dalam pemeliharaannya burung ini tergolong sebagai burung yang mudah selain mudah suara kicauannya cukup bervariasi dan bisa menirukan beberapa suara burung lainnya, namun di sisi lain burung ini tidak ada pasarannya alias murah. 13. Burung Trucuk Burung trucukan ini sebenarnya ga beda jauh dengan kutilang hanya sedikit perbedaannya, burung ini juga mengingatkan saya ketika masa-masa hidup di kampung dulu sambil minum kopi di bale rumah diiringi dengan ramenya suara burung tersebut. Burung ini pada umumnya hidup bergerombolan muncul dan bersuara bagaikan orang ngerumpi di waktu ketika matahari akan muncul sekitar jam 0600 dan ketika matahari akan menghilang sekitar jam 1700 hingga menjelang waktu maghrib. 14. Burung Kacer Burung kacer Copsychus saularis merupakan termasuk ke dalam jenis burung pengicau ciri burung ini mempunyai warna hitam putih dan ekornya yang panjang akan berdiri ke atas ketika sedang mencari makan di bawah ataupun ketika bertengger di pohon. Burung tersebut suka menjelajahi lingkungan, kecepatan terbangnya juga cukup gesit tempat yang paling di sukai yaitu dataran rendah hingga ketinggian 1000 meter di atas permukaan laut. Burung ini juga sering terlihat di perumahan penduduk pada zaman dahulu. 15. Burung Cucak Rowo Burung cucakrowo sesuai dengan namanya ia biasa terlihat di rawa-rawa dan tepi-tepi sungai dan bersembunyi di balik dedaunan yang dekat dengan air, cucakrowo memakan berbagai macam jenis siput, buah-buahan kecil seperti buah beringin. Penyebarannya tersebar di daerah Sumatera, Kalimantan dan juga Jawa. Di Jawa Barat burung ini di temukan hingga ketinggian 800 namun saat ini populasinya dianggap sudah punah dengan bukti tidak pernah terlihat lagi di rawa-rawa hal itu di karenakan perburuan liar. 16. Burung Ekek Burung ekek ini termasuk dalam keluarga gagak daerah penyebarannya meliputi Cina, Malaysia dan Indonesia tepatnya di Sumatera. Makan favoritnya adalah hewan-hewan reptil kecil seperti kadal, kata, jangkrik bahkan ular pun dimakan. Burung ini sangat indah dengan warna bulu dan bentuk tubuhnya yang unik sangat cocok jika dijadikan hiasan di depan rumah, namun sayangnya populasinya sudah mulai mengurang dan sangat jarang kita temui saya sendiri belum pernah melihat salinya. 17. Burung Cendet/Toed/Pentet Burung ini mempunyai jenis yang cukup varian salah satunya seperti di gambar namun yang paling bagus yaitu jenis yang warna bulunya abu-abu, di Jawa burung ini terdapat banyak di sawah-sawah biasa memakan belalang, jangkrik dan katak namun tak jarang juga terlihat memakan kadal dan ular kecil. Suara kicauannya pun cukup bagus dan bisa meniru suara burung lain bahkan juga bisa meniru suara jangkrik, kucing dan ayam itulah keunikan dari burung ini. Sehingga banyak masyarakat yang memeliharanya meskipun demikian burung ini sangat rendah pasaranya entah kenapa saya ga tau. 18. Burung LoveBIRD Burung love atau burung cinta dinamakan burung love mungkin karena warna bentuk tubuhnya yang ke unyu-unyuan dan hidupnya yang selalu berpasang-pasangan. Burung ini mempunyai umur yang cukup awet yaitu 10-15 tahun masih bisa hidup. Jenisnya pun bermacam begitupun asal kampung halamannya, ada yang dari Afrika dan ada yang dari Madagaskar burung tersebut saat ini cukup tenar ditandai dengan banyaknya orang yang memelihara dirumah-rumah bahkan banyak juga yang membudidayakannya. Keunikannya yaitu burung ini cepat jinak. 19. Burung Anis Burung anis ini hidup di hutan-hutan Asia jumlahnya sangat sedikit, cukup mudah melihat jenis kelamin burung ini meskipun warna bentuknya sama. Kita cukup melihat bagian matanya sudah bisa ketahuan jenis kelaminnya, yang jantan matanya nongol sedangkan yang betina matanya tidak menonjol. Burung ini terkenal sebagai burung pemalu oleh karena itu jarang terlihat oleh mata, hidupnya labih banyak sendiri walau terkadang terlihat berpasangan pada saat musim kawin burung ini sangat ganas. Makanan kesukaan serangga kecil, siput air dan buah. 20. Burung Bayan hbw. com Burung bayan Elektus Rotatus membedakan kelaminnya sangatlah mudah pada burung jantan terdapat warna hijau sedangkan warna merah terdapat pada burung betina. Burung ini sangat lah unik dari segi warna, tingkah laku dan bentuknya. Sehingga banyak orang-orang kaya memeliharanya kenapa orang kaya karena burung ini termasuk burung dengan harga lumayan mahal. Burung ini juga terkenal sebagai burung yang sangat manja pada pemiliknya sehingga sangat mudah dijinakkan dan cocok untuk hiasan di depan pintu rumah. 21. Burung Beo Shutterstock com Burung beo siapa sih yang ga tau burung ini salah satu burung yang sangat pintar dan juga bisa berbicara, wilayah penyebarannya meliputi Sri Lanka, Himalaya, Hindia ke timur hingga Filipina, Jawa sampai kepulauan sunda kecil burung ini bisa kita temukan di dataran rendah hingga dataran tinggi 2000 meter. Karena kemampuannya dalam berbicara burung ini dijadikan sebagai burung populer yang banyak dari sebagian masyarakat memeliharanya, harganya pun cukup mahal dulu tetangga saya beli yang masih anakan sekitar 3jt an itupun jenis yang jelek. 22. Burung Tengkek Burung tengkek mungkin sebagian orang baru mengetahuinya burung ini ukurannya cukup besar hampir sama dengan burung jalak corak warnanya pun terlalu mengkilau untuk di pandang, hidupnya berada di pinggir-pinggir sungai karena biasa memakan ikan-ikan kecil. Burung ini cukup aneh dan sangat berbeda dengan burung jenis lain yaitu terletak pada sarangnya, pada umumnya sarang burung kan di atas pohon atau di goa-goa kalu burung ini dia bersarang di dalam tanah kedalamnnya hingga mencapai 1 meter. 23. Burung Cililin Burung cililin dengan nama latin Platylophus galericulatus kicauannya sangat khas ngerol dengan tempo yang panjang biasa digunakan sebagai burung masteran Cucak Ijo, Murai dan pentet. Cirinya yang khas yaitu jambul yang menjulang keatas dan lancip. Burung ini juga dikenal sebagai burung yang rakus karena ia biasa menghabiskan 10 jangkrik saat pagi dan sore tak hannya itu perawatannya juga cukup susah burungnya sangat sensitif gampang stres. Habitatnya di hutan-hutan tropis seperti Sumatra, Sumbawa, Jawa dan Kalimantan. 24. Burung Ibis Burung ibis ini mirip sekali dengan burung bangau dilihat dari bentuk tubuh dan habitatnya yaitu persawahan atau rawa-rawa yang terdapat ikan mupun kodok kecil, yang membedakan antara keduanya yaitu terletak pada paruh dan lehernya. Burung ibis mempunyai paruh yang agak bengkok sedangkan pada burung bangau paruhnya berbentuk lebih kecil dan lurus bisa juga dilihat dari lehernya yang mana burung ibis terlihat lebih pendek dibandingkan bangau yang panjang dan terlihat melengkung. 25. Burung Betet Burung betet ini masih sejenis dengan burung love bird dan bayan bentuknya pun sangat mirip dengan paruh yang khas, perbedaannya hanya terdapat pada bentuk tubuhnya. Burung ini umumnya juga hidup saling berpasangan sebagaimana burung cinta diatas. Burung ibis terkenal juga sebagai burung yang manja oleh karena itu sangat cocok untuk kamu yang ingin memeliharanya apalagi kalo untuk anak-anak cocok banget karena gak gampang setres. Cocok juga untuk hiasan depan rumah sebagai penyambut tamu yang datang. 26. Burung Cendrawasih Burung cendrawasih merupakan burung asli Indonesia timur pasnya di daerah Papua dan terdapat sebagian di Australia timur, terkenal sebagai burung tercantik karena bulunya yang bercorak warna-warni dan terlihat halus terlihat pada jenis jantan. Burung ini mempunyai beberapa spesies namun yang bagus yaitu yang warnanya merah, burung ini termasuk burung yang dilindungi oleh Negara kita tercinta ini Indonesia jadi bagi kamu yang ingin memeliharanya tidak mudah untuk mendapatkannya. 27. Burung Jalak Burung jalak ini termasuk asli Indonesia yang paling terkenal yaitu jalak Bali ukurannya sedang tidak terlalu besar burung ini banyak dipelihara oleh masyarakat, termasuk juga burung yang dilindungi jadi jangan sembarangan ya kamu menangkapnya. Karena populasinya setiap tahun semakin mengurang akibat ulah tangan-tangan manusia jail yang tidak bertanggung jawab, ini merupakan salah satu tugas bagi pemuda-pemuda Indonesia untuk menjaga ke alamian populasinya, 28. Burung Kakak Tua Burung kakaktua burung ini ternyata tidak hanya 1 jenis melainkan ada beberapa jenis, burung ini juga termasuk burung yang cerdas akibat kecerdasannya ia bisa berbicara seperti burung beo posturnya lebih gede jika dalam keadaan terbang sayapnya bisa mencapai setengah meteran. Habitat si kakaktua yaitu menghuni hutan premier dan sekunder tinggi di tepi hutan, hutan tinggi bersemak. Dan ketinggian 900 m Sulawesi, 1520 m Lombok, 1000 m Sumbawa, 700 m Flores, 950 m Sumba dan yang terakhir 500 m di Timor. 29. Burung Derkuku com Burung derkuku ini masuk dalam jenis Columbidae yaitu jenis burung merpati-merpatian burung ini banyak tersebar di Asia Tenggara sampai dengan Australia. Tercatat ada 41 macam spesies di Indonesia sendiri terdapat 18 spesies yang sisannya gak tau kemana karena belum dilakukan penelitian. Burung derkuku ini kalau di daerah jawa sering kita jumpai di pohon-pohon yang tinggi seperti pohon kelapa dan jati, namun ia lebih sering bertengger di pohon kelapa karena pohon kelapa merupakan tempat bersarang yang paling disukai oleh derkuku. Burung ini bukan merupakan burung yang suka bergerombolan, sering terlihat paling banyak berdiam di suatu tempat yaiu hanya sekitar 4 ekor. Derkuku ini juga merupakan burung yang setia dengan pasangannya di mana-mana selalu dengan pasangannya, keunikan burung ini jika di letakkan kaca cermin di depannya maka ia akan mengeluarkan suara sambil bergoyang. 30. Burung Perkutut Burung perkutut atau biasa disebut sebagai burung keberuntungan hal dibuktikan kebanyakan pemelihara burung ini merupakan orang-orang kaya namun sebenarnya hal itu hanyalah mitos belaka. Kenapa hanya orang kaya yang memilikinya karena pada waktu itu burung ini harganya sangat fantastis yang membuat orang biasa enggan untuk membelinya. Terdapat 30 macam jenis burung ini yang konon katanya 22 jenisnya akan membawa keberuntungan sedangkan sisanya adalah burung pembawa kesengsaraan. Makanannya yaitu biji-bijian kecil tidak suka dengan serangga-serangga kecil yang bikin aneh dari burng ini adalah harganya yang stabil dari dulu hingga sekarnag. 31. Burung Ruak-ruak Truwok Burung ruak-ruak dalam bahasa Jawa di sebut truwok burung ini termasuk kedalam jenis hewan dengan darah panas, paruhnya cukup besar namun tidak bergigi. Si truwok ini mempunyai habitat yang berair seperti rawa, semak paya, kolam dan paya bakau hal itu untuk memudahkan dalam mencari makanan. Dengan mempunyai paruh yang besar dan sedikit panjang burung ini biasa mencari makan di dalam air dan lumpur makananya dalah jenis-jenis serangga, ikan kecil, katak dan biji-bijian, burung ini sangat lincah gerakannya saya sering menjumpai akan tetapi tidak pernah sampai menangkapnya karena gerakan yang terlalu gesit. 32. Burung Gagak Burung gagak ini tersebar di seluruh benua terkecuali di Amerika selatan burung ini dinobatkan sebagai burung paling pintar hal itu sudah di ketahui sejak zaman dulu kita ambil contoh kisan kobi dan habil yang mana si kobil membunuh adiknya habil dan ketika si habil sudah terbunuh ia bingung mau di kemanakan lalu datang burung gagak yang membawa temannya lalu menggali dan menguburnya. Burung ini juga cukup aneh saat kecil burung ini berwarna putih dan ia bisa bertahan sendiri tanpa bantuan seorang indukan hal tersebut merupakan pertolongan Allah SWT. Burung gagak yang kecil akan mengeluarkan bau khas di mana bau tersebut akan mengundang serangga-serangga kecil dan pastinya tidak akan kelaparan si bayi gagak tersebut. Ketika usianya sudah mulai dewasa dan warnanya berubah menjadi hitam sang induk akan kembali lagi ke sarangnya dengan mengajarkan ilmu terbang kepada anaknya. 33. Burung Makaw Burung makau banyak kita jumpai di kebun binatang dan tempat-tempat wisata yang kebanyakan sudah jinak burung ini berasan dari Amerika tengahh, Amerika selatan dan meksiko yang tadinya merupakan kepulauan karibia kebanyakan dari burung ini tinggal di hutan hujann namun ada juga yang menyukai habitat lahan seperti savana dan kebun. Burung ini memang sangat cocok dijadikan sebagai peliharaan bulunya yang bercorak warna-warni dan tingkahnya terkadang cukup bikin orang ketawa. Selain itu juga tidak membutuhkan perawatan yang ribet cukup dimandikan saja dan ditempatkan pada tempat yang bersih agar bulunya selalu mengkilau 34. Burung Rangkok Burung rangkok ukuranya sangat besar begitupun dengan paruhnya burung ini dijuluki sebagai petani hutan yang mana dengan paruhnya yang super besar itu ia mampu mnebar biji-bijian sehingga tumbuhlah benih pohon-pohon baru di hutan yang itu sangat membantu bagi untuk perkembangan ekosistem alam. Namun di sisi lain sedih mendenngar kabar yang terjadi bahwa sering dilakukan perburuan liar karena memang paruhnya sangat bagus dijadikan sebagai pajangan, oleh sebab itu sekarang ini sangat jarang kita jumpai bahkan hampir tidak pernah kita jumpai meskipun di dalam hutan. Burung ini mempunyai 13 jenis yang tersebar di Nusantar, 3 jenis yang merupakan endemik Indonesia yaitu 1 di Pulau Sumba dan yang 2 di Pulau Sulawesi. Jika dilihat menurut peta persebarannya yang pertama Sumatera ada 9 jenis, Wallacea 4 jenis, Kalimantan 8 jenis dan di Jawa hanya ada 3 jenis. 35. Burung Alap-alap Burung alap-alap ini berbeda dengan burung elang maupun rajawali meskipun sama-sama pemakan daging atau binatang karnivora yang membedakan adalah bentuk,paruh lebih pendek dan melengkung, sayap yang lebih sempit dan runcing sehingga terbangnya lebih cepat dan terkadang juga melakukan akrobatik di udara bagaikan pesawat tempur TNI. Di daerah saya burung ini suka memangsan burung-burung merpati yang sedang berterbangan namun terkadang juga membantu petani mengurangi tikus-tikus yang ada di sawah akan tetapi beberapa tahun terakhir saya sudah tidak pernah menjumpai lagi, mungkin takut diburu oleh manusia sehingga ia memutuskan untuk bermigrasi. 36. Burung Hantu Owl Burung hantu dalam bahasa Inggris disebut Owl jenis burung ini sangat banyak ada yang berukuran kecil ada juga yang jumbo, di Indonesia burung ini disimbolkan sebagai burung kematian sedang di dunia barat burung ini disimbolokan sebagai burung kebijaksanaan. Burung ini termasuk ke dalam jenis burung buas karnivora pemakan daging burung ini beraktifitas pada malam hari sebagian ada juga yang berburu di siang hari seperti contoh burung hantu yang tinggalnya di salju berwarna putih, sedangkan pada burung hantu khas Indonesia yang warna cokelat dan tubuhnya kecil ia tidak bisa melihat matahari terang. Maka dari itu tidak pernah kita jumpai burung maupun suarannya kehebatan burung ini adalah kepalanya yang bisa berputar hingga 190°. 37. Murai Batu Burung murai ini mempunyai beberapa jenis salah satunya yaitu murai batu yang ramai di pasaran karena seringnya diadakan kontes kicauan oleh para penggemarnya, di Indonesia terdapat banyak komunitas burung ini, suaranya yang merdu dan khas goyangannya saat bersuara hal itu yang mempunyai kelebihan tersendiri bagi para pecintanya. Penyebarannya hampir merabah di seluruh Negara-negara yang ada di Asia, di Indonesia sendiri ia terdapat banyak di pulau Sumatera, Kalimantan dan Jawa. Burung ini terkenal dengan kicauannya dan gaya khasnya teler dengan kepala miring ekor berdiri. 38. Burung Manyar Burung manyar ini meskipun pintar bersuara namun jarang di pelihara oleh para kicau mania karena dianggap kicauannya kurang enak alias melengking suaranya di Indonesia ada 3 macam manyar aitu manyar emas, jambul dan tempua. Burung ini merupakan burung yang aneh bisa menyaingi manusia dalam masalah matere, dalam masa kawin si jantan akan membuat sarang dan sarangnya sangat besar bobotnya hingga berkilo-kilo hal itu ditujukan untuk merayu si betina dan si betina gak akan asal pilih dengan hal itu ia akan memilih sarang jantan yang paling bagus. 39. Burung Pelatuk Burung platuk banyak ditemui di kebun-kebun pohon sengon biasannya ia membuat sarang di dalam pohon dengan menggunakan paruhnya memang paruhnya kecil tapi jangan anggap remeh meskipun kecil ia bisa membuat sarang himgga dalam 1 meter masuk ke dalam pohon. Coraknya pun sangat indah keunikan burung ini juga bisa memanjat pohon bagaikan monyet, akan tetapi burung ini sangat agresif ketika bersarang di sis lain juga burung ini sangat anti dengan tangan manusia, contoh saya saat itu yang bertujuan mengambil dari anakan pas sarangnya di bongkar ternyata anaknya masih sngat kecil lalu saya memutuskan untuk membiarkannya dan keesokan harinya burung ini sudah mati. 40. Burung Blackthroat Burung blackthroat mempunyai ciri bentuk tubuhnya kecil seperti burung kenari warna bulunya hitam putih gerakannya sangat gesit meskipun kecil suaranya cukup lantang dan biasanya burung ini dibuat masteran oleh para kicau mania Indonesia. Blackthroat berasal dari benua Afrika masuk ke Indonesia melalui Belanda pada umumnya burung-burung yang berasal dari Belanda itu merupakan burung hasil penangkaran, di Belanda burung tersebut telah berhasil dibudidayakan hingga banyak untuk menjaga habitatnya sebagian hasil budidayan dilepaskan kembali ke alam. 41. Burung Sikatan Burung sikatan mungkin sebagian besar dari kamu tidak mengetahui burung ini burung ini suka bersuara pada pagi dan sore hari menjelang malam bias betengger di ranting-ranting pohon bambu yang berada di dekat tanah bunyi suaranya wit tutu wit, wit tutu wit, wit tutu wit. Selain sikatan sebagian orang menyebutnya burung srikatan, bentuknya hampir sama dengan burung murai ekornya yang panjang akan naik ketika berkicau burung ini juga sangat berani kepada manusia dan tidak mudah trauma, dulu sering terdengar suranya namun sekarang sudah jarang. 42. Burung Srigunting Berikut merupakan penjelasan dari burung sri gunting, di namakan sri gunting itu tidak tanpa sebab sesuai dengan bentuknya yang mempunyai ciri khas yaitu ekornya yang panjang dan membentuk dua belahan dengan ujung kecil seperti gunting. Seluruh tubuhnya berwarna hitam pekat termasuk mata dan paruhnya, burung ini juga terkenal sebagai burung yang pintar dalam meniru suara burung-burung lain dengan kepintaran itu ia sering sekali berbuat licik terutama masalah makanan ia sering mencuri makanan pada seekor burung yang sedang terbang dengan cara menakut-nakuti dengan bersuara seperti burung predator. 43. Burung Trulek Jawa Burung trulek ini merupakan burung yang sangat langka dulu pada tahun 1994 burung ini sudah dinyatakan punah namun pada tahun 2000 burung ini kembali terlihat dan saat ini kembali seperti dulu lagi tak trlihat hingga saya sebagai orang Jawa belum pernah melihatnya. Biasanya di Jawa memang sering terlihat perburuan liar sambipl menikmati udara sore hari biasanya orang-orang ini pergi sambil membawa senapan ya lahsil sekarang ini tidak pernah terlihat lagi batang hidungnya mungkin takut dengan senapan tersebut. 44. Burung Tengkek Udang Burung raja udang dinamakan itu karena memang hobinya memakan udang dan ikan-ikan kecil, burung ini tidak cocok untuk di pelihara hal itu ditandai dengan gaya hidupnya yang selalu ingin berdekatan dengan sungai dan tempat-tempat yang ber air. Dulu saya pernah memelihara burungnya cukup besar warnanya sangat mengkilau sangat bagus dijadikan sebagai pajangan namun stelah sehari burung ini sangat lemes ternyata dia gak mau makan ahirnya saya aputuskan untuk melepaskannya. 45. Burung Bangau Burung bangau lambang dari kecap hahaha siapa sih yang gak tau burung ini hampir mirip burung kuntul, bangau memiliki ciri-ciri Badan berukuran besar, berkaki panjang, berleher panjang namun lebih pendek dari burung kuntul paruhnya pajang kuat dan tebal di design untuk mencari ikan. Burung ini biasa hidup bergerombolan bisa sampai puluhan ekor dalam setiap kali berhenti di suatu tempat, pada tahun 19 burung ini sangat banyak terlihat di sawah-sawah bahkan sering ngikut di belakang pak tani jika sedang membajak namun pada tahun 2000 an populasinya menurun drastis. 46. Burung Walet Burung walet burung walet ini umumnya selalu bergerombolan burung ini juga tidak cocok untuk dipelihara melainkan lebih cocok dijadikan sebagai bisnis, burung ini mempunyai kelebihan yaitu liurnya yng bisa dijadikan obat. Oleh karena itu banyak masyarakat yang membudidayakannya untuk diambil ilernyapemeliharaannya sangat mudah kitra hannya menyiapkan gedung yang jauh dari keramaian. Saat burung sudah memasuki gedung secara otomatis ia akan menetap disana dan menghasilkan liur. 47. Burung Sepah/Mantenan Burung sepah ini sangat sedikit yang mengetahuinya jenis pun bermacam-macam yang saya ketahui ada 6 jenisnya salah satunya sepah hutan seperti gambatr di atas setiap jenis memiliki habitat yang berbeda-beda. Kelebihan dari burung ini adalah. Tingkat eksotis warnanya apalgi warna yang jenis sepah kecil warnanya lebih tajam yang menggota diri untuk memeliharanya suaranya pun tak kalah menarik dari burung lain bahkan ia bisa bersaing dengan jenis burung-burung seperti kenari dan teman-temannya. 48. Burung Dara Burung dara ini juga bermacam-macam ada dara pos, jambul dan balap dan masih banyak jenis lainnya namun diantara semua itu yang paling terkenal adalah burung dar balap saya sendiri pernah meliharanya pernah sampai 100 ekor. Burung dara ini merupakan burung yang makannya banyak makannya biar gak rugi harus sering ikut lomba balap merpati, 100 ekor dara biasa menghabiskan berkilo-kilo jagung setiap harinya karena terlalu banyak saya sering memotongnya. 49. Burung Gereja Burung gereja entah siapa yang ngasih nama padahal burung ini juga banyak terlihat di atap-atap masjid bahkan sampai bersarang disana, bueung sangat tengil dan berani dengan manusia hal itu karena mempunyai kelkebihan terbang yang gesit. Burung ini biasa terlihat di rumah-rumah warga sering nyolong padi yang sedang dijemur, keanehan dari burung ini adalah ia mempunyai kaki tapi gak bisa berjalan melainkan hanya lompat-lompat saja kalo gak percaya coba kamu perhatikan pasti bener kata gua. 50. Burung Blekok Yang terakhir yaitu burung blekok atau burung brokokok dulu burung ini banyak terlihat di sawah-sawah dan pinggiran pantai habitatnya hampir sama dengan burung bangau dan kuntul namun secara fisik burung ini lebih menawan. Dengan bulu-bulu halus warna kuning yang menghiasi sayap bagian atas bentuk tubuhnya pun lebih kecil sehingga terlihat imut-imut selain keindahan rasa daging burung ini sangatlah sedap sehingga banyak terjadi perburuan liar sehingga pada saat ini sangat jarang kita temui. Kamu juga bisa mempelajari tentang dunia perhewanan di
Bentuk-bentuk permukaan Bumi terdiri dari daratan dan juga perairan. Daratan ini merupakan pulau-pulau yang ada di Bumi, sementara perairan berupa samudera atau lautan, dan juga bentuk- bentuk perairan yang ada di daratan seperti sungai, danau, serta rawa-rawa. Semua bentuk perairan yang ada di daratan ini berupa air tawar. Salah satu jenis perairan air tawar adalah kita mendengar kata rawa-rawa, maka yang timbul dalam benak kita pertama kali adalah tanah yang menggenang, memiliki banyak lumpur, banyak pepohonan terutama mangrove, lumut dan becek. Nah itulah sebagai gambaran mengenai rawa. Ya, rawa memang demikian, memiliki air yang kaya dengan oksigen dan tanah disana pun kaya dengan organisme karena banyaknya binatang dan juga tumbuhan yang mati dan bercampur dengan tanah. Secara umum, rawa tampak sama saja antara satu dengan yang lainnya, namun ternyata rawa memiliki banyak bentuk atau jenis. Adapun jenis- jenis rawa akan kita bahas dalam artikel dapat dibedakan menjadi berbagai jenis. jenis- jenis rawa ini dibedakan atas dasar keadaan air dan organisme yang hidup, letaknya serta rasa airnya. Nah, penjelasan mengenai masing- masing jenis rawa ini adalah sebagai berikut1. Berdasarkan kondisi air serta flora dan fauna yang tumbuh, rawa dibedakan menjadi jenis- jenis berikutSwampJenis rawa yang pertama adalah swamp. Swamp merupakan jenis rawa yang berupa lahan basah yang selalu digenangi oleh air. Ada beberapa tumbuhan yang hidup di area swamp ini. beberapa tumbuhan yang hidup di area swamp ini antara lain adalah lumut, rumput- rumputan, semak- semak dan juga berbagai jenis jawa kedua selain swamp adalah marsh. Marsh juga mirip dengan swamp. Marsh merupakan lahan basah yang digenangi oleh air. Yang membedakan antara swamp dengan marsh adalah tumbuhan yang hidup meskipun banyak juga yang sama. Beberapa vegatasi atau tumbuhan yang hidup di marsh ini antara lain adalah jenis lumut- lumutan, rumput- rumputan, dan juga alang- alang yang daunnya menyeruak hingga ketinggian rawa yang ketiga adalah bog. Sedikit berbeda dengan swamp dan juga marsh, bog merupakan lahan basah namun permukaannya relatif kering. Sementara permukaannya relatif kering, namun sifat di dalamnya basah dan juga jenuh air. Genangan air ini pada umumnya dalam, sementara genangan yang dangkal hanya terlihat di beberapa tempat Pasang SurutJenis rawa yang keempat adalah rawa pasang surut. Pada awalnya kita membicarakan rawa sebagai genangan air yang sifatnya adalah air tawar. Namun rawa pasang surut merupakan salah satu jenis rawa yang ternyata airnya bukan merupakan air tawar. Rawa pasang surut memiliki air asin karena air di rawa ini berasal dari air laut yang mengalami pasang. Jadi, nama pasang surut ini memang diambil dari peristiwa pasang surutnya air laut. Rawa akan terisi air ketika air laut mengalami pasang, dan mungkin air tersebut akan berkurang volumenya ketika air laut surut sehingga akan terlihat sebagian rawa pasang surut ini ditumbuhi oleh beberapa vegetasi. Jenis vegetasi yang tumbuh di rawa pasang surut ini adalah pohon bakau atau mangrove. Di Indonesia sendiri banyak sekali rawa pasang surut, bahkan hingga mencapai 23 hektar. Sebagian besar air rawa memiliki tingkat keasaman yang tinggi. namun hal ini tidak berlaku pada rawa pasang surut. Hal ini karena air di rawa pasang surut selalu berganti- ganti sehingga kadar keasamannya tidak terlalu tinggi. hal inilah yang membuat flora serta fauna yang hidup di rawa pasang surut ini lebih banyak daripada rawa Berdasarkan lokasi keberadaan rawa, rawa dibedakan menjadi beberapa jenis antara lain sebagai berikutRawa pantai Rawa pantai adalah rawa yang terletak di pinggir pantai. Jenis rawa ini sangat dipengaruhi oleh pasang surut air laut karena letaknya yang berada di pinggir payau Rawa payau merupakan rawa yang letaknya ada di dekat muara sungai atau di perbatasan antara sungai dengan laut. Jenis rawa ini juga sangat dipengaruhi oleh pasang surut air sungai Rawa sungai adalah rawa yang berada di sekitar sungai. Biasanya, dataran di kanan kiri sungai ini lebih rendah sehingga selalu digenangi oleh air cekungan Rawa cekungan merupakan cekungan yang selalu digenangi oleh danau Rawa danau adalah rawa yang dipengaruhi oleh pasang surut air Berdasarkan rasa airnya, rawa dibedakan menjadiRawa air asin, yaitu rawa yang airnya berasal dari air air tawar, yaitu rawa yang airnya berasal dari air yang ada di air payau, yaitu rawa yang airnya berasal dari percampuran antara air laut dan air itulah kiranya berbagai jenis rawa berdasarkan tiga kategori. Semoga bermanfaat untuk kita semua.
Jawabanjawaban yang tepat adalah pilihan D. walabi, burung cendrawasih, dan burung yang tepat adalah pilihan D. walabi, burung cendrawasih, dan burung Indonesia bagian timur atau fauna tipe australis dicirikan oleh hewan-hewan berkantung dan burung-burung dengan bulu yang indah. Contoh fauna tipe australis antara lain kanguru, walabi, burung kasuari, burung cendrawasih, koala, kanguru pohon, burung emu, dan lain-lain. Sementara itu, burung rangkong adalah jenis fauna tipe peralihan yang banyak ditemukan di Sulawesi dan burung merak adalah fauna tipe asiatis yang dapat ditemukan di Jawa. Jadi jawaban yang tepat adalah pilihan D. walabi, burung cendrawasih, dan burung Indonesia bagian timur atau fauna tipe australis dicirikan oleh hewan-hewan berkantung dan burung-burung dengan bulu yang indah. Contoh fauna tipe australis antara lain kanguru, walabi, burung kasuari, burung cendrawasih, koala, kanguru pohon, burung emu, dan lain-lain. Sementara itu, burung rangkong adalah jenis fauna tipe peralihan yang banyak ditemukan di Sulawesi dan burung merak adalah fauna tipe asiatis yang dapat ditemukan di Jawa. Jadi jawaban yang tepat adalah pilihan D. walabi, burung cendrawasih, dan burung kasuari.
Jenis Burung – Hallo sahabat sebagai penggemar ocehan burung dan pencinta unggas. Tentu kita tidak asing lagi dengan jenis burung yang ada di Indonesia, kali ini kita akan berbagi pengetahuan mengenai tentang Jenis-jenis Burung di Indonesia. Spesies Burung di Indonesia Semakin Kaya Menurut Saat ini jenis spesies burung di indonesia semakin bertambah. Penambahan tersebut mencakup jenis-jenis burung penetap maupun migran yang berkunjung ke wilayah Indonesia setiap tahunnya. Namun dari penambahan jenis burung tersebut ada beberapa yang belum mendapatkan status perlindungan dari pemerintah. Keragaman kehidupan jenis burung-burung di Indonesia, di samping jenis burung-burung yang tinggal dan berkembang biak, juga di tambah oleh burung-burung yang bermigrasi pada waktu musim dingin. Daftar ini akan terus bertambah dan berubah, yang dikarenakan oleh masih banyak daerah yang belum dijelajahi, terutama di Indonesia bagian timur. Macam-macam Jenis Burung di Indonesia Indonesia dengan lebih dari belasan ribu pulau, mempunyai cuaca tropikal dan hampir seluruh tanahnya ditutupi oleh hutan hujan tropis merupakan salah satu negara terpenting di dunia dalam hal keanekaragaman hayati terutama bagi spesies jenis burung. Berikut ini adalah daftar nama jenis burung di Indonesia 1. Burung Alap-alap Jenis burung alap-alap pada umumnya, mirip dengan burung elang atau rajawali. Padahal, jenis burung ini berasal dari famili yang berbeda. Burung alap-alap dari Falconidae, sedangkan burung elang merupakan anggota dari jenis burung Acciptriadae. Namun, keduanya tergolong hewan pemakan daging, terutama memangsa tikus yang kerap merusak tanaman. Burung alap-alap memiliki bentuk sayap runcing serta paruh pendek dan melengkung. Cakarnya membulat, tajam, dan kuat mencengkeram mangsa. Meskipun ukuran tubuhnya tidak sebesar burung elang, burung alap-alap ini mampu terbang dengan sangat cepat. 2. Burung Alpine Burung Alpine adalah jenis burung yang berkembang biak di pegunungan dari selatan Eropa ke Himalaya. Seperti burung layang-layang umumnya, mereka saat migrasi, dan musim dingin lebih jauh ke selatan di selatan Afrika. Burung alpine Swift menjadi jenis burung yang tercepat dari keluarga Swift. Swifts memiliki kaki yang sangat pendek yang digunakan untuk menempel pada permukaan vertikal. Jenis burung alpine mampu tetap terbang tinggi-tinggi di udara hingga tujuh bulan pada satu waktu, bahkan air minum berada “di sayap”. Proses fisiologis penting mereka, termasuk tidur, dapat dilakukan saat dalam penerbangan terus menerus. 3. Burung Angsa Burung Angsa adalah Jenis burung air berukuran besar dari genus Cygnus famili Anatidae. Bebek dan Angsa berleher pendek juga terdapat di famili Anatidae. Angsa bersama angsa berleher pendek masuk ke dalam subfamili Anserinae, namun jenis burung angsa ini memiliki suku sendiri, yaitu suku Cygnini. Terdapat tujuh jenis spesies burung dalam genus Cygnus. Angsa adalah hewan monogami, perceraian’ kadang-kadang terjadi jika proses bersarang mengalami kegagalan. Ada dua jenis burung angsa yaitu 1. Angsa-batu Angsa batu berkaki biru atau blue footed booby adalah jenis burung laut asli daerah subtropis dan tropis dari Samudra Pasifik. Burung yang bernama latin Sula nebouxii ini mudah dikenali karena kakinya yang berwarna biru mencolok. Warna biru pada kaki hewan ini berasal dari pigmen karotenoid yang diperoleh dari makanannya berupa ikan segar. Karotenoid berfungsi sebagai antioksidan dan perangsang fungsi kekebalan tubuh. Akan tetapi tingkat kecerahan warna biru pada kaki burung ini menurun dengan bertambahnya usia burung tersebut. 2. Angsa-kerdil Angsa kerdil adalah jenis kelompok “bebek bertengger” yang sangat kecil dalam genus Nettapus yang berkembang biak di daerah tropis. Mereka merupakan yang terkecil dari semua jenis unggas liar. Karena “bebek bertengger” ialah kelompok paraphyletic, mereka harus ditempatkan di tempat lain. 4. Burung Anis Burung anis merah Geokichla citrina adalah salah satu jenis burung kicau dari keluarga Turdidae dan Genus Geokichla. Jenis burung ini bersifat omnivora, memakan berbagai macam serangga, cacing tanah, dan buah yang dapat dijumpai di beberapa daerah Sub-benua India dan Asia Tenggara belahan basah dan berakar. Jenis burung ini di Indonesia dapat dijumpai di beberapa daerah seperti kalimantan, jawa, bali dan beberapa daerah lainnya. Burung anis mempunyai banyak nama sesuai daerah masing-masing seperti Kedhis taien sampi, syiap-syiap Bali; Manuk cacing kalung Cerbang / Kacer abang Jawa timur dan untuk nama pasar dekenal dengan nama Punglor Merah. Burung anis merah berukuran sedang 20–23 cm dengan berat tubuh antara 47–67 g, berkepala jingga. Burung dewasa kepala, tengkuk, dan tubuh bawah jingga terang, tungging putih, tubuh atas abu-abu kebiruan dengan bercak putih di sayap atas. Burung muda bercoret dan bersisik di punggung. Iris coklat, paruh hitam, kaki coklat. Anis merah jantan dan betina sulit dibedakan. adapun jenis-jenis burung anis 1. Anis-bentet Anis-bentet Kecil merupakan jenis burung yang keberadaannya telah dilindungi oleh pemerintah. Untuk daerah persebarannya jenis burung anis betet kecil ini juga hanya terdapat di wilayah timur Indonesia. Suara kicauan dari burung anis bentet kecil ini dinilai lumayan merdu, ini juga dikenal sebagai burung yang memiliki racun yang mirip dengan burung Pitohui. 2. Anis-papua Burung anis papua termasuk Jenis Burung yang banyak di cari dunia. burung anis papua ini sangat banyak di cari oleh para penggemar burung. Burung Anis atau “Punglor” merupakan dari genus tardus atau Zoothera. Maka dari itu ada beberapa macam genus lagi yang termasuk kategori punglor / anis, seperti Psophocichla, Ixoreus, Myophonus dan lain-lain. Semua jenis tersebut masuk dalam kategori Turdidae. Namun masih banyak jenis-jenis burung anis lain untuk selengkapnya lihat disini. 5. Burung Apung Jenis burung apung ialah salah satu jenis burung ocehan yang suara kicauannya, ternyata jenis burung ini sangat banyak dan bisa dijumpai di Indonesia. Burung apung merupakan jenis burung kicau yang masuk dalam keluarga Motacillidae bersama-sama dengan jenis burung kicuit. Saat ini di Indonesia sendiri ada empat jenis burung apung. Dan salah satu jenis burung ocehan yang suara kicauannya sangat bagus yaitu burung apung kijang. Ciri khas burung apung kijang ini diantaranya memiliki postur tubuh yang agak mirip dengan burung branjangan dari sisi warnanya yang tampak kecokelatan. Hampir di seluruh area tubuh burung apung kijang ini ditutupi dengan warna coklat. 6. Burung Asi Burung asi adalah jenis spesies burung dari keluarga Timaliidae, dari genus Malacopteron. Jenis burung ini merupakan jenis burung pemakan serangga, semut, belalang, tempayak, laba-laba, buah-buaha dan memiliki habitat di hutan tepi pantai, hutan primer dataran rendah. Jenis burung Asi topi-sisik mempunyai ciri-ciri sebagai berikut. Memiliki tubuh berukuran kecil 15 cm. Warna coklat, mahkota merah, Tubuh bagian atas coklat, Tubuh bagian bawah putih. Sisi tubuh keabu-abuan. Ekor coklat kemerah-merahan. Iris coklat, paruh atas hitam, paruh bawah abu-abu, kaki abu-abu biru. Bersifat aktif dan agak ribut. Terbang dalam kelompok kecil, melewati lapisan vegetasi yang lebih rendah. Burung ini mempunyai sarang berbentuk cawan, pada semak atau pohon muda, dekat permukaan tanah. Telur berumlah 2 butir. Musim kawin pada bulan April-Juni, Oktober, burung di alam ini memang banyak sekali. Namun, tidak semua orang bisa mengenali semua jenis burung yang ada tersebut. Burung asi topi sisik ini tidak termasuk jenis burung kicauan yang sering dipelihara maupun diperlombakan di berbagai event. Meskipun begitu, suara kicauan burung yang ukurannya kecil ini tak kalah merdu serta nyaring dari pada dengan jenis burung kicauan populer yang lainnya. 7. Burung Astrapia Astrapia arfak merupakan jenis burung yang berukuran besar, panjang tubuhnya kurang lebih 76 sentimeter, berwarna hitam, dengan warna bulu yang beragam seperti ungu, hijau dan perunggu astrapia arfak disebut juga dengan nama Astrapia nigra adalah sebuah jenis burung. Nama ini berasal dari 2 bahasa, yaitu bahasa yunani dan bahasa Latin, Astrapia dalam bahasa Yunani berarti penerangan dan nigra dalam bahasa latin berarti hitam. Burung ini merupakan burung endemik di wilayah Papua Barat, Indonesia. Burung ini banyak ditemukan di Pegunungan Arfak, Papua, Indonesiaterutama di daerah Tamarau. Burung ini termasuk jenis aves yang langka dan dilindungi karena jumlahnya yang terbatas dan hanya dapat ditemui di beberapa tempat, seperti di Indonesia Timur. Jenis burung ini memiliki paruh yang pendek dan ekor yang panjang tumpul. Burung jantan memiliki karakteristik memiliki ekor yang lurus dan panjang, memiliki bulu berwarna hitam pada bagian dada dan memiliki bulu, pada bagian kepala yang kompleks, pada dasarnya bulu pada bagian kepala pejantan berwarna hitam, panjangnya biasanya hingga 60 cm, pada bagian tengkuk hingga lapisan tanjung berwarna kuning kehijauan, pada bagian sayap bagian atas pada burung jantan berwarna ungu kemilau seperti warna ekornya. Sedangkan pada betina di dapatkan berwarna cokelat kehitaman yang terlihat berwarna pucat pada bagian perutnya, biasanya memiliki panjang hingga 50 cm. 8. Atoku Burung Atoku merupakan salah satu jenis burung hantu endemik yang berasal dari kepulauan Sula, Maluku. Jenis burung yang hantu yang memiliki nama Aegotheles crinifrons burung ini hanya bisa di jumpai kehidupannya di pulau Taliabau, Kabupaten Sula, Maluku Utara. Atoku termasuk salah satu jenis burung langka yang ada di Indonesia. Karena, burung ini sudah dengan status konservasi yang mana populasinya sudah dikatakan terancam punah. Berikut ciri-ciri dari burung atoku Memiliki ukuran tubuh antara 31 sampai dengan 32 cm Panjang rentang sayapnya kurang lebih sekitar 28 cm Panjang ekor kurang lebih sekitar 12 cm 9. Ayam-hutan Ayam hutan merupakan nama sejenis burung yang termasuk kelompok unggas dari suku Phasianidae, yakni keluarga ayam, puyuh, merak, dan sempidan. Ayam hutan diyakini sebagai nenek moyang sebagian ayam peliharaan yang ada di Nusantara. Ayam ini disebut dengan berbagai nama di berbagai tempat, seperti canghegar atau cangehgar, ayam alas, ajem allas atau tarattah. Jenis Burung yang berukuran besar, panjang tubuh total diukur dari ujung paruh hingga ujung ekor sekitar 60 cm pada ayam jantan, dan 42 cm pada yang betina. Penutup pinggul berupa bulu-bulu panjang meruncing kuning keemasan dengan tengah berwarna hitam. Sisi bawah tubuh hitam, dan ekor hitam berkilau kehijauan. Ayam betina lebih kecil, kuning kecoklatan, dengan garis-garis dan bintik hitam. 10. Burung Bambangan Burung Bambangan atau yang sering disebut Pucung Bendang yang nama latinnya Ixobrychus cinnanomeus, burung ini masih dalam anggota cangak yang memiliki ukuran kecil. Pada umumnya jenis burung suka bertempat tinggal di antara rumpun gelagah dan rumput rawa yang tinggi. Burung bambangan keluar atau terbang di atas rawa saat sedang mencari mangsa, burung ini mencari mangsa saat fajar atau pada saat burung kembali pada habitatnya pada waktu senja. Ciri-ciri burung bambangan sebagai berikut Pada bagian bawah, tubuhnya berwarna coklat, bergaris-garis di bagian leher dan serta bagian dada Mempunyai tinggi kurang lebih 1 cm dengan panjang 38 cm Memiliki warna tubuh merah jingga kecoklatan 11. Bangau Burung Bangau termasuk jenis burung yang berasal dari famili Ciconiidae. Burung bangau merupakan burung yang mempunyai ukuran badan yang cukup besar, selain itu juga memiliki kaki serta leher panjang dan juga mempunyai paruh yang kuat, besar dan juga tebal. Pada tiap tahun burung bangau ini berpindah pada daerah yang lebih hangat karena mereka sangat rentan terhadap hawa dingin, itulah mengapa ketika kita melihat bangau berdatangan. Dengan hadirnya burung bangau, orang-orang juga akan menerima kabar gembira jika musim panas akan segera datang. Gaya burung bangau yang indah ini menjadikan mereka terbang lebih cepat dengan membelah angin dengan cara aerodinamis. 12. Baza Burung Baza di Indonesia merupakan jenis burung yang dikenal sebutan burung baza hitam dan memiliki nama latin Aviceda leuphotes’ Burung baza pada umumnya tinggal atau bermukim di Asia Selatan dan Asia Tenggara. Kebiasaan dari burung Baza bermigrasi dari tempat satu menuju tempat lainnya. Burung baza bermigrasi pada saat musim gugur sekitar bulan Oktober sampai dengan bulan November. Jenis burung baza ini di Indonesia tergolong jenis burung langkah dan masih jarang di temukan oleh para pengamat burung baik di sumatera maupun yang ada di jawa. 13. Belibis Burung Belibis, sekilas hewan ini memiliki bentuk tubuh yang menyerupai bebek atau itik. Tapi burung ini merupakan sejenis burung air. Burung belibis mempunyai nama ilmiah yaitu Dendrocygna, burung belibis di Indonesi mempunyai nilai ekonomi, sebab dagingnya bisa dikonsumsi. Karena banyaknya permintaan daging burung belibis di daerah pedalaman Mahakam, Kalimantan Timur menyebabkan terancamnya kelestarian burung belibis. Kasus terancamnya kelestarian burung belibis bukan hanya di daerah pedalaman Mahakam, Kalimantan Timur. Berdasarkan pusat penelitian biologi LIPI dan World Agroforestry Centre-ICRAF 2005, di wilayah Lawowoi, Sulawesi Selatan, pada malam hari ratusan burung belibis ditangkap dan pagi harinya dijual di rumah makan. Di Indonesia ada 2 jenis burung belibis yaitu burung belibis kembang Dendrocygna arcuata dan burung belibis batu Dendrocygna javanica. Perbedaan mencolok dari kedua jenis tersebut adalah burung belibis kembang memiliki ciri-ciri dengan bulu berwarna kecoklat-coklatan dan berukuran sedikit lebih besar. Sedangkan belibis batu memiliki warna bulu coklat kemerahan, tidak ada warna hitam dan putih pada bulu tepi, juga berukuran lebih kecil dibandingkan belibis kembang 14. Beluk Burung Beluk merupakan nama lain dari burung hantu, burung ini sering disebut sebagai simbol kebijaksanaan, namun anggapan negara-negara barat. Berbeda dengan di Indonesia burung beluk ini terkenal dengan anggapan bahwa burung ini pembawa maut maka di Indonesia kerap disebut dengan sebutan burung hantu. Ciri-ciri burung hantu secara umum Memiliki mata yang mata yang besar dan menghadap ke depan, tidak seperti burung lainnya yang matanya menghadap ke samping. Memiliki susunan bulu di kepalanya yang membentuk lingkaran wajah. Memiliki kemampuan untuk memutar lehernya hingga 180 derajat ke belakang. Memiliki bulu burik, kecoklatan atau keabu-abuan dengan bercak hitam dan juga warna putih. Memiliki ekor yang pendek tetapi memiliki sayap yang panjang dan lebar. 15. Bentet Burung Bentet merupakan salah satu jenis burung kicauan yang ikut serta dalam meramaikan dunia kicau burung. burung bentet bisa mengeluarkan kicauan yang khas. Dalam mengeluarkan suara gacor yang bagus burung bentet membutuhkan proses pemaksimalkan kualitas suara, seperti melakukan perawatan yang rutin, dengan menjaga kesehatan dan melakukan pemasteran untuk meningkatkan kemampuan kualitas suara dan vareasi suara kicauan. 16. Berencet Burung Berencet merupakan jenis burung pengicau yang memiliki ukuran tubuh kecil sekitar 11 cm, berekor pendek, berbulu halus warna coklat dengan alis mata pendek, putih, terlihat jelas. Pada umumnya warna burung ini coklat kemerahan dan coklat kekuningan. Burung berencet mempunyai beberapa jenis, dan tiap jenisnya warnanya berbeda, namun coraknya sama. dagu dan tenggorokan memiliki warna putih kekuningan, tengah perut putih, tubuh bagian bawah kuning tua burik. Terdapat dua bentuk warna, bersisik kuning putih atau merah karat di tubuh bagian bawahnya Suara burung berencet berupa siulan yang nyaring dan mendatar, terdengar seperti kata “piiiouw” sealam satu detik ocehannya terdengar seperti kata kikete-cirkk-cikete. 17. Berkecet Burung Berkecet merupakan salah satu jenis burung kicauan yang mempunyai tubuh kecil, burung ini tergolong dalam anggota keluarga Turdidae ayau jenis burung cacing. Burung berkecet hampir mirip dengan jenis burung tledekan. Burung berkecet termasuk kelompok jenis burung pemakan serangga insectivorous yang berkembang biak di Asi Timur yang melewati Jepang. Burung berkecet bermigrasi ke Asia Tenggara terutama di Indonesia saat memasuki dingin saja. 18. Berkik Burung berkik rawa merupakan jenis burung pendatang pada saat musim dingin yang mengembara ke Asia tenggara dan australia bagian utara. Burung ini memiliki paruh yang panjang, bulu berwarna coklat kekuning-kuningan, hitam, dan putih. Burung berkik pada umumnya berkembang biak di Siberia tengah dan selatan serta Monggolia, burung ini biasanya bermigrasi ke Tiongkok tenggara, Asia Tenggara, serta pulau Papua. Burung ini berkembang biak di hutan terbuka dan padang rumput. Pada saat burung ini tidak berkembangbiak, burung tersebut menghuni berbagai lahan basah air tawar yang dangkal termasuk sawah dan tempat pengolahan limbah. 19. Betet Burung Betet atau yang kerap disebut dengan burung berparuh bengkok merupakanjenis burung yang cukup besar populasinya, yang memiliki jumlah mencapai 328 spesies. Dan dari 328 spesies 78 spesies tersebar di Indonesia bagian timur seperti Sulawesi, Nusa Tenggara, dan Papua. Burung betet merupakan salah satu jenis burung yang dilindungi, populasi burung betet semakin berkurang dari tahun ke tahun, penyebab utama penurunan populasi jenis burung betet yaitu habitatnya yang terus berkurang bahkan hilang serta banyak pemburuan liar yang memperjual belikan burung betet. Jenis-jenis burung betet Nuri Bayan atau Eclectus roratus Serindit Sulawesi atau Loriculus stigmata Derindit Sangihe atau Psittirichas fulgidus serindit paruh merah atau L. exili Betet berkepala punggung biru atau Tanygnatus Sumateranus 20. Bidadari Burung bidadari merupakan salah satu jenis burung terindah di Indonesia, burung bidadari mempunyai julukan yang bernama Si Genit dari Maluku Utara. Burung endemik Maluku yang mempunyai nama latin Semioptera wallacii ini termasuk golongan dari jenis burung Cendrawasih. Selain mempunyai bulu yang bagus layaknya bidadari, burung ini juga mempunyai gerak tarian yang indah dan terkesan genit terutama saat merayu pasangannya. Burung bidadari ini termasuk salah satu jenis burung endemik yang sangat langkah, Meskipun oleh IUCN Redlist hanya dikategorikan sebagai Least Concern, tetapi di lapangan burung berbulu indah layaknya bidadari ini semakin jarang ditemui. 21. Biru-laut Burung biru-laut merupakan nama lain dari burung tledekan laut yang mempunyai nama latin Cyanoptila cyanomelana, burung biru-laut merupakan salah satu jenis burung yang masih dalam kategori anggota keluarga Muscicapidae. Burung biru laut ini mempunyai banyak keindahan salah satunya yaitu kicauanya yang merdu serta keindahan bulu dan warnanya sehingga burung ini mempunyai banyak penggemar sehingga banyak orang-orang memburunya. Burung biru laut ini sebenarnya burung migrasi, habitat aslinya antar lain di jepang, korea, sebagian wilayah China dan Rusia. 22. Blekok Burung blekok adalah jenis burung yang dimana burung ini masuk ke dalam famili Ardeidae. Burung ini mempunyai banyak nama salah satunya nama yang sering terdengar di desa-desa yaitu burung blekok sawah. Burung blekok Ardeidae merupakan suku terbesar yang tersebar luas di dunia. burung blekok mempunyai ciri-ciri seperti berikut Leher panjang Paruh panjang Vertebrata kecil katak dan kodok Invertebrata cacing, krustasea dan serangga 23. Bilbong Burung bilbong merupakan jenis burung pengicau dari keluarga jalak-jalakan atau sturnidae. Jenis burung ini mempunyai nama ilmiah Streptocitta albicollis kalau dalam bahasa inggris terkenal dengan sebutan white-necked. Burung blibong termasuk burung endemik yang hanya diketahui hidup di sub tempat Sulawesi. Jenis burung ini memiliki 2 ras yaitu Torquata Sulawesi bab Utara dan Timur, termasuk Lembeh dan Kepulauan Togian Albicollis Sulawesi bab Selatan dan Tenggara, termasuk Muna dan Buton 24. Bondol Burung bondol merupakan jenis burung kecil yang masuk kedalam marga lonchura suku Estrildidae. Marga ini hidup menyebar luas di Afrika dan Asia bagian selatan, mulai dari India, Sri Langka ke timur hingga Indonesia dan Filipina. Secara umum, burung bondol juga dikenal luas sebagai burung pipit. Jenis burung ini hidup berkelompok dan habitatnya terbuka seperti persawahan, padang rumput, paya, dan sabana. Burung bonjol termasuk jenis burung pemakan biji-bijian, sering burung bonjol ini turun ke tanah untuk makan bijian dari rerumputan. 25. Branjangan Burung branjangan merupakan salah satu jenis burung kicauan yang pandai menirukan suara burung lain, meskipun sesungguhnya suaranya suara alasan, hanya terdiri dari 3 potongan lagu utama yakni “tit” “cek” atau “cik” dan “tir”. Burung branjangan mempunyai keistimewaan diantaranya yaitu, kemampuan berkiicau sembari hovering terbang di tempat, terbang bebas secara memanjat sembari berkicau sampai tidak terlihat dan tiba-tiba sudah meluncur sampai di tanah. Di Pulau Jawa, burung branjangan dibagi dalam beberapa daerah penyebaran, seperti Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat. Untuk Jawa barat maka yang menjadi maskot bagi penggemar burung branjangan adalah dari daerah sapan, jambul juag menjadi ciri khas burung branjangan. 26. Brinji Burung brinji adalah salah satu jenis burung kicau yang hidup dengan berkelopok, habitatnya yang berada di sekitar hutan yang terbuka, perkebunan atau kaki gunung. Burung ini juga memiliki suara yang khas seperti burung cucak cucakan. suaranya menoton dan cenderung tajam tembakannya, namun kalau burung ini sudah gacor, umumnya akan memiliki tembakan yang rapat. Burung brinji ini memiliki ukuran tubuh sekitar 20 cm, mempunyai jambul pendek pada bagian kepalanya, warnanya cenderung gelap yaitu perpaduan antara hitam dan abu-abu. 27. Bubut 28. Buntut-sate 29. Burung 30. Cabai 31. Cabak 32. Caladi 33. Camar 34. Cangak 35. Cekakak 36. Celepuk 37. Cenderawasih 38. Cerecet 39. Cerek 40. Ceret 41. Cica 42. Cici 43. Cikalang 44. Cikarak 45. Cikrak Peri 46. Cikukua 47. Cinenen 48. Cingcoang 49. Cipoh 50. Cirik-cirik 51. Ciu 52. Ciung 53. Cucak 54. 55. Cucuk-panjang 56. Cucuk-pisau 57. Dara 58. Decu 59. Dederuk 60. Delimukan 61. Derkuku 62. Ekek 63. Elang 64. Empuloh 65. Enggang 66. Gagak 67. Gagang-bayam 68. Gajahan 69. Gelatik 70. Gemak 71. Gosong 72. Ibis 73. Ifrita 74. Isap-madu 75. Itik 76. Jagal 77. Jalak 78. Jenjang 79. Jingjing 80. Jinjing 81. Julang 82. Junai 83. Kacamata 84. Kacembang 85. Kadalan 86. Kakatua 87. Kaki-rumbai 88. Kalkun-padang 89. Kancilan 90. Kangkareng 91. Kangkok 92. Kapasan 93. Kapinis 94. Karakalo 95. Kareo 96. Kasturi 97. Kasuari 98. Kasumba 99. Kecici 100. Kedasi 101. Kedidi 102. Kedidir 103. Kehicap 104. Kekep 105. Kenari 106. Kepala-sungu 107. Kepudang 108. Kerak 109. Kerakbasi 110. Kicuit 111. Kipasan 112. Kirik-kirik 113. Kokokan 114. Kowak 115. Kring-kring 116. Kuau 117. Kucica 118. Kukabura 119. Kukuk 120. Kuntul 121. Layang-layang 122. Luntur 123. Madi 124. Maleo 125. Malia 126. Mambruk 127. Mandar 128. Manukodia 129. Manyar 130. Melampitta 131. Melidektes 132. Meliphaga 133. Melipotes 134. Meninting 135. Mentok 136. Merak 137. Merbah 138. Merpati 139. Mesia 140. Mino 141. Munguk 142. Murai 143. Myzomela 144. Namdur 145. Niltava 146. Nuri 147. Opior 148. Paok 149. Paradigalla 150. Parotia 151. Paruh-bajak 152. Paruh-kodok 153. Paruh-sabit 154. Pecuk-padi 155. Pecuk-ular 156. Pedendang 157. Pekaka 158. Pelanduk 159. Pelatuk 160. Peltops 161. Pemandu-lebah 162. Penggunting-laut 163. Pentis 164. Perenjak 165. Pergam 166. Perkici 167. Perkutut 168. Perling 169. Petrel 170. Philentoma 171. Pijantung 172. Pipit 173. Pitohui 174. Poksai 175. Punai 176. Punggok 177. Puyuh 178. Raja-perling 179. Raja-udang 180. Rajawali 181. Rangkong 182. Remetuk 183. Robin 184. Sempidan 185. Sempur-hujan 186. Sepah 187. Serak 188. Sericornis 189. Serindit 190. Seriwang 191. Sibia 192. Sikatan 193. Sikep-madu 194. Sipinjur 195. Sitella 196. Srigunting 197. Taktarau 198. Takur 199. Tangkar 200. Tawau 201. Tekukur 202. Tepekong 203. Tepus 204. Terik 205. Tesia 206. Tikusan 207. Tiong 208. Titihan 209. Tokhtor 210. Toowa 212. Trulek 213. Tukik 214. Tulung 215. Tuwur 216. Udang 217. Umukia 218. Uncal 219. Undan 220. Walet 221. Walik 222. Wergan 223. Wili-wili 224. Wiwik 225. Yuhina
Keanekaragaman dan perbedaan fauna di Indonesia dipengaruhi oleh keadaan alam, gerakan hewan dan rintangan alam. Fauna atau dunia hewan di Indonesia digolongkan menjadi tiga kelompok berdasarkan pengelompokan oleh Alfred Russel Wallace dan Max Wilhelm Carl Weber. Secara ringkas tiga kelompok fauna di Indonesia adalah Sebagai berikut Fauna tipe Asiatis, menempati bagian barat Indonesia sampai Selat Makasar dan Selat Lombok. Di daerah ini terdapat berbagai jenis hewan menyusui yang besar seperti gajah Elepahas maximus sumatranus, harimau Panthera tigris, badak Rhinoceros sondaicus, beruang Helarctos malayanus, orang utan Pongo phygmaeus. Fauna tipe Australis, menempati bagian timur Indonesia, meliputi Papua dan pulau-pulau sekitarnya. Di daerah ini terdapat jenis hewan seperti burung kasuari Casuarius casuarius, cendrawasih Paradisaea rudolphi, kakatua Cacatua moluccensis. Fauna Peralihan dan asli, terdapat di bagian tengah Indonesia, meliputi Sulawesi dan daerah Nusa Tenggara. Hewan yang ada di daerah peralihan ini sering disebut sebagai hewan asli Indonesia dan merupakan hewan endemik yang tidak dapat ditemui di negara lain. Di daerah ini terdapat jenis hewan seperti komodo Varanus komodosiensis, babi rusa Babyrousa babirussa, anoa daratan Bubalus depressicornis dan burung maleo Macrocephalon maleo. Fauna Indonesia timur adalah walabi, burung cendrawasih, burung kasuari.
jenis burung rawa dan namanya